The Last Drama On Earth

better than before then trying to be the best

Wednesday, January 5, 2011

Blah Blah Blah

It’s not that hard for me to look for a new lover after I got broke up with my ex-, and it’s not about I can’t open my heart to anyone. Honestly, I’m not a typical person that hard to forget about the memories with “anyone” in the past, I can save even erase them without bring them to the present. It’s about getting mature, lesson-learned, and critical.

A year ago, I was not a good person who can face the relationship; I meant I didn’t understand about relationship, and what relationship was for. The last time I made a relationship was about on last December 2009 until broke up on February 2010, the reason’s why I did get broke up with my last ex- was because I didn’t get the feedback, the love-back, I meant, I always gave the love in 100% to her but I didn’t feel that she gave me back for 100%, she ever said to me “why we have to make a relationship if someday we will say goodbye to each other?”, after she said that I was just like speechless but I didn’t know why she accepted me as his boyfriend after she threw me her statement. After I got broke up, my mind changed like everything was turned 180 degrees and I said “Why I have to make a relationship if it just need for fun?” but sometime I feel like I do really want to make a relationship with a person in a serious way. Do you agree with these that the relationship consist of “Patience, Honesty, happiness, compromise, sadness, humor, intimacy, selflessness, togetherness, sex, commitment”? I do really agree! When you lose one of them, it hasn’t to call a relationship, which always needs a feedback. Honestly, there were more than 2 persons that really close to me after I got broke up in last year, but I feel no one of them was really right for me, it’s not about the physical thing but it’s about the self, the heart, the attitude (in the way to love) and principal. But, when I found the right one, it was just not for me because she’s already chased to another else and the thing that I love from myself is I always take the risk before I decide to make a process with anyone, so I don’t need to get the sadness too long. And sometimes, I think I don’t need a relationship since anyone can fulfill my emptiness when I feel the loneliness, but it’s not ever lasting, so I think relationship is more than a status, it needs a seriousness to build it and needs much of struggles to keep it. Love is a jerk, because it doesn’t have a principal, sometimes it makes you feel satisfied, sometimes it makes you drop like your heart is broken into pieces.

Monday, December 20, 2010

Review: Beyoncé "I Am… World Tour" DVD/CD


firstly, I was so excited about the very big news! it was a screening of Beyoncé "I Am… World Tour"! pertamanya sih excited banget buat nonton ini screening, soalnya kapan lagi konser Beyoncé di tayangin di layar lebar?, tapi semakin menjelang hari-H screening, I was totally not excited anymore because I had to face the Final Exam on my college termasuk Raja. akhirnya gue ngasih itu live screening ke April, sebenernya berat banget buat ngasihnya tapi yaudah lah ya. And, the stupidest thing 2 days before the show is Raja didn't want to come there because he was totally lazy of it, then I supposed to come there by forced because I had to go to my home in Bogor on Saturday in the evening and the Sunday morning I had to go to its place, then after the show I had to go back to Bandung to attend the Final Exam the day after it. in the Sunday morning, I went to Jakarta by train then a cab, I was so excited when I was there, I really couldn't wait to see the show! satu hal yang bikin gue excited dengan acara itu adalah karena kita dapet 1 DVD+CD, 40 pages of booklet, 2 big posters of Beyoncé, Popcorn, Softdrink and of course the ticket to came to the show (studio). inside the show, I was very very spellbound! I sang along while Beyoncé singing until the show finished.
tapi ada beberapa hal yang sangat disayangkan! Pertama, banyak setlist yang tidak ditampilkan, padahal ditayangkan di konsernya. Kedua, terlalu banyak pengeditan dalam konser (I knew this was Beyoncé's idea to make it whole concert all around the world are showed) tapi menurut gue pembawaannya (suara) jadi engga total (sorry to say). Ketiga, ini yang sangat bikin gue JENGKEL, KESEL, KECEWA!! gue memutusakan untuk pulang ke kosan di Bandung, saat tiba dikosan I decided to watch the DVD, rip the CD, and see the 40 pages of booklet, saat konser selesai, gue mau liat "MIC AND A LIGHT", itu adalah an exclusive documentary dari konser-konser nya. TAPI TERNYATA, gue ga menemukan itu! padahal di belakang tertulis "Bonus Featured: Mic And A Light (approximate running time: 24 minutes)", I AM TOTALLY SO DISAPPOINTED ABOUT IT!!! gue kira cuman gue doang yang ga ada, ternyata pas gue buka yang Raja, ga ada juga. akhirnya, gue tweet ke @Beyonceindo dan @SonyMusicID mengenai hal ini. ternyata lagi, banyak yang complain dan nge-retweet tweet gue yang complain mengenai hal itu! SANGAT MENGECEWAKAN!!! Honestly, gue ga terlalu excited dengan konsernya, karena gue udah tau dari trailer-nya kalo itu terlalu banyak editan dan gue sangat tidak menyukai itu. I just want to see her how she made a very big event in her 108 shows, 78 Cities, 32 Countries, 6 continents, in front of 1.1 MILLION FANS!, TAPI TERNYATA GA ADA!! seberapa kecewa-kah anda jika menjadi saya? SAYA SANGAT KECEWA!! mungkin ini adalah kesalahan dari Sony Music Indonesia (saya tidak tahu), tapi yang jelas saya dan yang lain sangat kecewa! one thing that beyond my mind when I'm upset is "kalo gitu ga usah gue jauh-jauh nonton screening ke Jakarta, mending gue langsung beli DVD-nya aja, toh semua yang ditayangin di screening live nya sama apa yang ada dengan di DVD tersebut". Untuk kedepannya, semoga aja ga terjadi hal yang sangat tidak diinginkan seperti ini lagi, apalagi untuk Huge Fans nya Beyoncé yang tahu seluk beluk tentangnya. gue engga kecewa dengan my Queen Beyoncé, tapi gue kecewa dengan Sony Music Indonesia yang ceroboh dan lambat menanggapi dan menangani hal ini. Dan, pada tanggal 20 Desember malam, @SonyMusicID nge-tweet gue yang isinya "selamat malam dika, kalau dvd kamu memang bermasalah, silahkan datang ke kantor kami untuk menyelesaikannya, terima kasih :)". So, what should I do next? of course, I have to go there as soon as possible to get the responsibility of it.

Sunday, December 5, 2010

Irreplaceable (Cover)



I tried so hard to cover this Beyonce's song! I recorded this again and again for about 21 times until I found the best one, but the best one for me doesn't mean the good one for anyone. I realize that I missed many tunes on it because, you know... this song is so hard to be sung alone without any back-up vocals. but it's okay, feel free your self to listen and enjoy this video! don't forget to leave the comment on it :)

Thursday, May 27, 2010

Puisi BJ Habibie untuk almarhum istrinya


Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja,
lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir,
pada kenangan pahit manis selama kau ada,

aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada. selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku ....
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,
cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,
calon bidadari surgaku ....

BJ.HABIBIE

Sunday, May 2, 2010

The Beyoncé's new release video "Why Don't You Love Me"


this is the Beyoncé's new video release called "Why Don't You Love Me"! at the very first time, this song only released in Japan, but I don't know Beyoncé put this on her "I Am... Sasha Fierce" Platinum Edition. I had already known about this song a month before she release the "I Am... Sasha Fierce" at 2008, the beat is perfect and the song is awesome! I thought she never want to do a video of this or put on her worldwide album, but now!! ohhh I can't wait for this #1 Billboard Dance Chart ! the background of this video seems like in 40's!! ohh god, I REALLY CAN'T WAIT!!!! check out the sneak peak, below!
video

Saturday, May 1, 2010

KECANDUAN SEKS



Problema seks sangat beragam. Gangguan bisa dimulai dari hasrat yang tidak menyala, sakit saat berhubungan intim, hingga gangguan ereksi. Banyak di antara gangguan itu dapat diatasi menggunakan obat dan terapi. Namun, salah satu gangguan seks yang tergolong sulit dihadapi adalah kecanduan.

Kecanduan seks (sexual addiction) sering dianggap bukan merupakan masalah bagi banyak orang. Padahal, bagi penderita dan pasangan hidupnya, gangguan itu bisa sangat merusak. Tidak hanya merusak kehidupan pribadi penderitanya, tetapi juga lingkungan sosial, keluarga, dan terutama pasangan hidup penderita (baca boks: Bentuk Kecanduan dan Akibatnya).

Menurut para ahli, kecanduan seksual adalah kegiatan seks yang sesuai ukuran kelaziman tergolong di luar kendali. Pengidap kecanduan seks merasa terdorong untuk mendapatkan dan membenamkan diri dalam kegiatan seksual, meski menyadari semua risiko yang mungkin dihadapi.

Seks bisa menimbulkan kecanduan sebagaimana alkohol dan obat-obat terlarang. Saat berkegiatan seks, tubuh melepaskan senyawa kimia yang membuat tubuh kita menjadi nyaman. Sejumlah orang menjadi kecanduan untuk mengeluarkan senyawa kimia ini dan menjadi terobsesi untuk mendapatkan lagi dan lagi dan lagi, rasa nyaman yang ditimbulkan.

Sebagaimana kecanduan terhadap yang lainnya, tubuh semakin terbiasa dengan terlepasnya senyawa kimia tersebut. Tubuh pecandu butuh jumlah yang semakin banyak, semakin banyak, dan semakin banyak, yang artinya merasa butuh ngeseks terus, tak pernah ada puasnya.

Di antara terpenuhinya kebutuhan seksual dan senyawa kimia yang tinggi, muncullah keterpurukan. Hal ini sering dikenali dengan adanya perasaan malu, menyesal, menderita, memelas, dan gelisah. Pengidap kecanduan bisa merasa terpencil, terisolasi, dan tak berdaya untuk mengubah perilakunya. Nah, seiring dengan terus berputarnya lingkaran tak berujung itu, pengidap kecanduan terus berupaya mendapatkan seks sebagai upaya untuk melarikan diri dari perasaan yang membelenggu.

Lebih dari 6 Persen
Menurut perkiraan konservatif, tiga hingga enam persen dari populasi masyarakat mengidap kecanduan seks dan 20 persen di antaranya adalah wanita. Mereka berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Namun, angka tiga hingga enam persen itu diperkirakan terlalu rendah dari jumlah pengidap sesungguhnya.

Mengingat kecanduan seks lazim disertai dengan perasaan malu dan tercela, menurut situs milik Dr. Patrick Carnes, seorang konsultan dan pakar kecanduan seks terkemuka, www.sexhelp.com, pengidap jadi sering menemukan kesulitan untuk mendapatkan pertolongan. Karena alasan ini pula tipe profil penderita kecanduan seks sulit didapatkan.

Sejak dibukanya internet dengan aneka jasa layanan seksual yang murah tanpa harus membuka identitas diri peminatnya, para ahli hanya bisa tahu bahwa pengidap kecanduan seks itu meningkat tajam tanpa tahu persis jati diri mereka. Dengan terbatasnya layanan pertolongan bagi penderita, para ahli berpendapat jumlah penderita kecanduan seks itu akan terus meningkat.

Lalu, seperti apakah tanda-tanda dari mereka yang menderita kecanduan seks? Dr. Patrick Carnes mengisyaratkan adanya 10 kemungkinan tanda yang perlu diwaspadai:

1. Merasakan bahwa perilaku Anda tidak terkendali.
2. Sadar bisa muncul akibat yang parah bila Anda terus berlanjut dengan perilaku itu.
3. Merasa tak sanggup menghentikan perilaku Anda meski sadar akan akibatnya.
4. Tetap memburu kegiatan yang destruktif dan/atau berisiko tinggi itu.
5. Terus berharap akan menghentikan atau mengendalikan apa yang Anda lakukan dan bertindak aktif untuk membatasi kegiatan berbahaya yang Anda lakukan.
6. Menggunakan fantasi-fantasi seksual sebagai cara untuk mengatasi perasaan atau situasi sulit.
7. Butuh ngeseks terus-menerus agar selalu merasa nikmat.
8. Menderita akibat perasaan yang terus bergejolak di seputar kegiatan seks.
9. Menghabiskan banyak waktu guna merencanakan, melakukan, atau menyesali dan melakukan lagi kegiatan seksual.
10. Mengabaikan kegiatan sosial, kegiatan kantoran, dan kegiatan rekreasional yang penting demi seks.

Perlu Mengakui

Bila Anda melihat ada salah satu dari tanda-tanda di atas yang terdapat dalam perilaku Anda, langkah terpenting yang dapat dilakukan adalah mengakui bahwa kecanduan seksual adalah suatu problema yang nyata dan tidak bisa hilang begitu saja atau akan hilang dengan sendirinya. Anda harus memilih sikap bertanggung jawab secara pribadi demi pulihnya gangguan yang bisa jadi sedang Anda alami.

Umumnya pengidap gangguan seks memang merasa kesulitan untuk mengubah sendiri perilaku mereka. Namun, setidaknya sedikit demi sedikit Anda harus mampu meminimalisasi perilaku sebagaimana tergambar pada tanda-tanda di atas meski kadang siklus datangnya dorongan untuk mengulangi perbuatan terlalu kuat untuk dilawan. Seorang terapis profesional dapat membantu Anda untuk memahami apa yang sesungguhnya terjadi dan mendorong Anda mengambil langkah untuk berubah menuju ke gaya hidup seksual yang lebih sehat.

Sebaliknya, bila Anda menduga bahwa pasangan hidup Anda adalah penderita kecanduan seks, sudah seharusnya Anda membantu untuk mengubah perilaku tersebut. Sikap mental yang perlu Anda persiapkan untuk diri sendiri adalah, tak seorang pun akan sembuh dari kecanduan kecuali menerima bahwa mereka mengidap suatu gangguan dan ingin berubah. Karena itu, bantulah memperkuat tekad pasangan Anda yang kecanduan agar semakin kuat kemauannya untuk melakukan perubahan.

Memang repot, menyakitkan, dan membingungkan punya pasangan yang kecanduan seks. Kalau di masyarakat Barat, bahkan tersedia bantuan bagi mereka yang memiliki pasangan pecandu seks. Bantuan itu bisa bersifat pribadi maupun dalam bentuk kelompok pendamping (support group). Nah, meski di sini belum tersedia layanan seperti itu, Anda bisa ngintip-ngintip mencari wawasan, misalnya saja ke Sex Addicts Anonymous, situs internasional yang menyediakan informasi bantuan dari Inggris di www.saa-recovery.org atau di British Association of Sexual and Relationship Therapists, yang menawarkan direktori terapis seks pribadi di: www.basrt.org.uk.

Bentuk Kecanduan dan Akibatnya

Kecanduan seks dapat memperlihatkan berbagai bentuk, tetapi umumnya dikenali dari perilaku yang terasa di luar kendali. Perilaku ini mencakup:

- Menghabiskan banyak waktu untuk menikmati produk-produk pornografi
- Masturbasi tak terkendali
- Ekshibionisme
- Voyeurisme
- Fetishes
- Seks berisiko tinggi
- Pelacuran
- Telepon seks dan ngeseks lewat internet
- Perselingkuhan
- Berhubungan seks dengan pasangan yang baru saat itu dikenal

Menurut Dr. Carne, survei mengungkapkan akibat dari perilaku kecanduan seks antara lain:

70 persen mengalami gangguan yang parah dengan pasangan hidupnya
40 persen kehilangan pasangan hidup
27 persen kehilangan peluang dalam karier
40 persen mengalami kehamilan yang tak diinginkan
72 persen terobsesi ingin bunuh diri
17 persen mencoba bunuh diri
68 persen terkena penyakit menular seksual.

JAKARTA, KOMPAS.com -

Meidika Rahmadiaji